KESEHATAN proses pembuatan makalah ini: 1. TimKESEHATAN proses pembuatan makalah ini: 1. Tim

KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN UNTUK SEMUA KALANGAN
MASYARAKAT

 

 

Diajukan
untuk memenuhi tugas Tahap Persiapan Bersama (TPB)

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

 

Disusun Oleh:

EKA MAULIDYA CAHYANI
220110170249

 

 

 

 

 

 

 

UNIVERSITAS PADJADJARAN

PSDKU

FAKULTAS KEPERAWATAN

PANGANDARAN

2018

KATA PENGANTAR

                                    Puji
syukur kepada Tuhan Yang  Maha Esa atas
ridho dan  rahmatnya sehingga saya dapat menyelesaikan
tugas membuat makalah ini. Sumber-sumber penyusunan makalah ini berasal dari
jurnal-jurnal dan sumber-sumber terpercaya lainnya. Saya berterimakasih kepada yang
telah membantu dalam proses pembuatan makalah ini:

1.      Tim dosen dari mata kuliah
Tahap  Persiapan Bersama (TPB);

2.      Orang tua;

3.      Rekan-rekan.

            Semoga para
pembaca mendapatkan inspirasi dan tambahan pengetahuan dari makalah ini. Saya
menyadari masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Maka dari itu saya sangat
menerima jika ada masukan baik berupa kritik maupun saran-saran untuk perbaikan
makalah saya selantutnya.

 

 

 

Pangandaran, 12 November 2017

 

 

DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR.. i
DAFTAR ISI. ii
BAB I : PENDAHULUAN.. 1
A.   
LATAR BELAKANG.. 1
B.    
RUMUSAN MASALAH.. 1
C.    
TUJUAN.. 1
BAB 2 : STUDI LITERATUR.. 2
A.   
KESEHATAN DAN
KESEJAHTERAAN MENURUT PARA TOKOH.. 2
B.    
KESEHATAN YANG BAIK
DAN KESEJAHTERAAN.. 2
C.    
KAITANNYA DENGAN
AGAMA.. 2
BAB 3 : ANALISIS KASUS DAN PEMBAHASAN.. 4
A.   
ANALISIS KASUS. 4
B.    
PEMBAHASAN.. 4
BAB 4 : PENUTUP 5
A.   
KESIMPULAN.. 5
B.    
SARAN.. 5
DAFTAR PUSTAKA.. 6
 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Penelitian

SDGs adalah usaha
dalam mencapai 17 tujuan untuk masa depan yang lebih baik pada tahun 2030 yang
terdiri dari 169 target. Setelah dua tahun telah melakukan negoisasi dengan
United Nations (UN). Yang diresmikan pada 25 September 2015. United Nations
(UN) membuat Sustainable Development Goals (SDGs) program
ini mengganti program sebelumnya yakni Millennium
Development Goals (MDGs). Terdapat 17 poin yang menjadi tujuan pencapaian dari
Sustainable Development Goals (SDGs), salah satunya yaitu kesehatan yang baik
dan kesejahteraan.

Apa itu sehat? Sehat
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (1947) Kesehatan merupakan
keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan
penyakit atau kelemahan. Sedangkan dalam Piagam Ottawa dikatakan bahwa
kesehatan merupakan sumber daya bagi kehidupan sehari-hari, bukan tujuan hidup.
Kesehatan ialah konsep positif yang menekankan pada sumber daya pribadi,sosial
dan kemampuan fisik.

B.     Rumusan
Masalah

·        
Apa itu kesehatan
yang baik dan kesejahteraan?

·        
Siapa saja yang
dapat berhak menerima pelayanan kesehatan dan kesejahteraan?

·        
Dimanakah kita
dapat mendapatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan?

·        
Kapan kita bisa
mendapatkannnya?

·        
Kenapa kita harus
meiliki kesehatan dan kesejahteraan yang baik?

·        
Bagaimana
kaitannya dengan Agama?

C.   
Tujuan
Penelitian

1.      Tujuan Umum

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis keterkaitan kesehatan dan
kesejahteraan untuk semua kalangan masyarakat.

2.      Tujuan Khusus

Tujuan khusus dalam penelitian ini adalah :

a.      
Memenuhi nilai tugas
Tahap Persiapan Bersama (TPB);

b.     
Untuk mengetahui
kaitannya dengan agama.

BAB II

STUDI LITERATUR

A.    KESEHATAN
DAN KESEJAHTERAAN MENURUT PARA TOKOH

Dr. Ratna Wijayanti, Sp.S yang
merupakan dokter ahli penyakit saraf berkata “Kesehatan adalah hak dasar setiap
warga negara dan  bukan untuk
siperjual-belikan pemerintah terhadap rakyatnya”. Menurut Neuman (1982) Sehat
adalah suatu keseimbangan biopsiko – sosio – kultural dan spiritual pada tiga
garis pertahanan klien yaitu fleksibel, normal dan resisten.

 

B.     KESEHATAN
YANG BAIK DAN KESEJAHTERAAN

Kesehatan yang baik dan kesejahteraan
adalah hak semua orang. Kesehatan yang baik berhak didapatkan semua orang sejak
masih didalam rahim ibu sampai meninggal. Kesejahteraan seseorang pun demikian,
baik kesejahteraan individu maupun sosial. Tidak  hanya orang kaya saja, seseorang yang kurang
mampu pun berhak mendapatkannya. Mendapatkan pelayanan kesehatan bisa di
institusi-intitusi pemerintah seperti rumah sakit, puskesmas, dll. Di Indonesia
masih banyak warganya yang kurang memiliki kesehatan yang baik karena kurang
nya kesadaran diri tentang self-care. Kita bisa mendapatkannya kapan pun saat
kita butuhkan.

1.

2.

2.1.

C.    KAITANNYA DENGAN AGAMA

Menurut agama Islam,
bahwasanya Allah sudah menyuruh kita menghindari makanan yang merugikan
kesehatan tubuh seperti pada surah Al-Baqarah ayat 173 (2:173) yang berbunyi ?????
????? ????? ????? ??????  ????????
???????????? ????? ??????? ???? ???????? ??????? ? ?????? ???????? ?????? ????????
??????? ???????? ? ????? ??????? ??????? ??????? yang artinya “Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu
bangkai, darah, daging babi dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut
nama) selain Allah. Tetapi barang siapa terpaksa (memakannya), bukan karena
menginginkan nya dan tidak pula melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya.
Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” Bahkan Allah sudah memperingati
diri kita untuk tidak memakan makanan yang tidak baik bagi tubuh, untuk
selanjutnya tergantung bagaimana kita menyikapinya. Tetapi jika dalam keadaan
darurat dan terpaksa kita boleh memakannya misalnya pada saat tersesat ke
tempat yang tidak kita ketahui bahwa disana ada makanan haramnya.

Pada surah ‘Abasa ayat 24 (80:24) ????????? ?????? ????????????
???????????? yang artinya “Maka
hendaklah manusia memperhatikan makanannya”. Kita diberikan ilmu dan akal agar bias
menjaga diri kita termasuk dalam hal memilih apa yang kita konsumsi.

BAB
III

ANALISIS KASUS DAN PEMBAHASAN3

A.    ANALISIS
KASUS

Kondisi kesehatan di Negara Indonesia masih belum bisa
dibilang belum cukup memadai walau sudah banyak peningkatan tenaga medis. Dari data
yang di kumpulkan oleh SDGs, faktanya :

1.     
Setiap dibawah
umur 5 tahun, 1 dari 25 anak meninggal karena pelayanan kesehatan yang kurang
mereka dapatkan. Provinsi Papua, Maluku utara, Sulawesi tengah dan Gorontalo
masih memiliki angka tertinggi dari anak-anak 
yang mengalami hal tersebut.

2.     
59,9% anak-anak
berusia 12-23 bulan menerima semua vaksinasi 
yang disarankan secara nasional dari umur satu tahun. 1,9 miliar
anak-anak berusia di bawah 1 tahun yang tidak mendapatkan vaksinasi penuh akan
membuat mereka terkena penyakit seperti polio, difteri, rubela dll.

3.     
Angka kegagalan
kelahiran masih tinggi sekitar 305 kelahiran per 100.000 kelahiran.

4.     
2 dari 10
kelahiran tidak ditangani oleh tenaga medis yang handal.

5.     
Setiap tahun,
banyak remaja Indonesia yang sudah hamil duluan karena pergaulan bebas.

6.     
36,1% dari wanita  hamil 
mengalami Anemia.

7.     
HIV menginfeksi
sekitar 21% orang dari tahun 2001 sampai 2011.

8.     
Pada tahun
2015, sekitar 12.573 wanita terkena HIV.

B.     PEMBAHASAN

Banyak usaha yang
dapat dilakukan mulai dari diri sendiri sampai usaha pemerintah. Pendidikan menjadi
usaha dasar dalam meningkatkan tingkat kelayakan hidup. Dengan pendidikan kita
menjadi paham tentang kesehatan diri kita. Pendidikan dapat menghasilkan lebih
banyak tenaga medis yang berkompeten untuk masyarakat. Pergaulan bebas harus
lebih bisa diatasi karena dari pergaulan bebaslah HIV banyak menginfeksi
anak-anak muda Indonesia.

 

 

 

BAB  IV

                                                                PENUTUP

2.
3.
4.

KESIMPULAN

Jadi, dengan diwujudkannya program SDGs ini diharapkan
masalah-masalah kesehatan yang masih terjadi di Indonesia dapat sedikit demi sedikit
dihilangkan. Kesehatan adalah hal yang terpenting daripada apapun. Hidup sehat
dan sejahtera akan meningkatkan produktifitas hidup dan akan mampu negara
menjadi negara yang lebih maju.

SARAN

1.     
Anda bisa mulai
dengan mempromosikan dan melindungi kesehatan Anda sendiri dan kesehatan
orang-orang di sekitar Anda, dengan membuat pilihan yang tepat, mempraktikkan
seks yang aman dan memvaksinasi anak-anak Anda.

2.     
Anda dapat
meningkatkan kesadaran di komunitas Anda tentang pentingnya kesehatan, gaya
hidup sehat dan juga hak masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas.

3.     
Lakukan
tindakan melalui sekolah, klub, tim dan organisasi untuk mempromosikan
kesehatan yang lebih baik bagi semua, terutama bagi yang paling rentan seperti
wanita dan anak-anak.

4.     
Anda juga dapat
menahan pemerintah Anda, pemimpin lokal dan pengambil keputusan lainnya
bertanggung jawab atas komitmen mereka untuk memperbaiki akses masyarakat
terhadap kesehatan dan perawatan kesehatan.

DAFTAR PUSTAKA

Syawqie, A. (2017). PPT SDGs FKG UNPAD. Introducing the SDGs, The Sustainable Development
Goals, hlm 2.

Sumantri, A. F. (2013). Ayat–ayat
Al-Quran tentang kesehatan.

United Nations. (2017). Sustainable Development Goals: 17 Goals to
Transform Our World.

United Nations. (2017). Sustainable
Development Goals: 17 Goals to Transform Our World. ENGLISH Why It Matters Goal 3 Health, hlm 1-2.

Tim
Redaksi. (2014). Definisi “Sehat” menurut para ahli kesehatan.

https://tafsirq.com/80-abasa?page=3

https://tafsirq.com/2-al-baqarah/ayat-173