OFFICIAL account Line Mankom Unisba sebagai media

OFFICIAL ACCOUNT
LINE SEBAGAI MEDIA PENYEBARAN INFORMASI TENTANG MANKOM

Studi kuantitatif
deskriptif official account Line Mankom Unisba sebagai media penyebaran
informasi mengenai Mankom kepada mahasiswa Mankom 2015.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

1.1             
Latar Belakang Masalah

Di abad 20 ini,
internet telah menjadi suatu bentuk teknologi yang berkembang paling pesat dan
telah merubah banyak tatanan dalam kehidupan manusia. Internet merupakan media
berbasis komputer yang semula berawal dari “tools”
untuk menyimpan serta mengolah informasi data1,
dan kini internet telah mempunyai fungsi dan sistem yang luas termasuk di
dalamnya sebagai salah satu teknologi komunikasi paling mutakhir. Dapat
dikatakan juga bahwa internet adalah bagian dari new media. Pada dasarnya, media komunikasi akan selalu berkembang
seiring dengan perkembangan manusia. Dimulai dari gambar gua, bahasa isyarat, tulisan,
media cetak, lalu berkembang teknologi canggih dibidang audio visual seperti
radio dan televisi, dan kini internet telah berperan sebagai new media yang akan terus berkembang
menggantikan media lama, atau dapat disebut juga traditional media. Karena sifatnya yang cepat dan fleksibel,
menawarkan bentuk transaksi informasi yang interaktif dan tidak terbatas, dan
tuntutan pengetahuan mengenai proses komputer dan biaya yang dikeluarkannya, sekiranya
hal tersebut dapat  memberi dampak cukup
besar karena mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk juga
kebutuhan manusia yang dituntut mengikuti zaman.

Kebutuhan manusia
dituangkan oleh Maslow dalam Teori Kebutuhan Berangkai (Krech, Crutchfield, dan
Ballachey dalam Yusup, 1995:2) yaitu : kebutuhan fisiologis, kebutuhann rasa
aman, kebutuhan rasa cinta dan memiliki, kebutuhan akan rasa harga diri, dan
kebutuhan rasa aktualisasi diri. Untuk memenuhi tuntutan kebutuhan tersebut,
maka perlu ada pencarian informasi yang akan menjadi bagian dari tuntunan
hidupnya dan pemenuhan kebutuhannya. Kebutuhan informasi juga dapat muncul dari
beberapa kondisi seperti yang di ungkapkan Krech, Crutchfield, dan Ballachey, kebutuhan
dipengaruhi oleh kondisi fisiologis, situasi, dan kognitifnya (Yusup, 1995:2).
Dari sebuah hasil pikir, dapat menghasilkan sebuah keinginan atau kebutuhan
tertentu yang sesuai dengan apa yang dipikirkannya. Misalnya, ketika seseorang
ingin menambah wawasannya akan suatu hal, maka ia akan mencari informasi agar
tujuannya tercapai. Selain dari hasil pikir, lingkungan pun menyediakan banyak
media penampung informasi yang akhirnya menimbulkan rasa butuh terhadap
informasi. Hal itu akhirnya melahirkan banyak kebutuhan yang dapat dipaparkan
seperti yang diusulkan oleh Katz, Gurevitch, dan Haas (Tan dalam Yusup,
1995:3), salah satunya adalah kebutuhan kognitif. Kebutuhan ini berkaitan erat
dengan kebutuhan untuk memperkuat dan menambah informasi, pengetahuan, dan
pemahaman akan lingkungannya. Hal ini muncul karena dalam setiap manusia
terdapat hasrat untuk memahami dan menguasai lingkungannya. Hal ini juga
memberikan kepuasan atas hasrat keingintahuan dan penyelidikan seseorang2.
Informasi juga dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memahami berbagai masalah
sosial dan bagaimana cara memecahkannya. Untuk mendapatkannya, maka manusia
akan mencari sumber informasi tersebut. Informasi dapat ditemui dari banyak
sumber, salah satunya melalui media massa seperti koran ataupun televisi.

Pada dasarnya, fungsi
dari media massa itu sendiri adalah membagikan informasi yang dibutuhkan oleh
khalayak media massa yang bersangkutan sesuai dengan kepentingannya3.
Dengan keberadaan internet di zaman modern, informasi dapat diakses dengan
mudah, cepat, tepat, murah, dan akurat. Perkembangan internet tersebut akhirnya
menyebabkan perbedaan antara media massa semakin tipis dibandingkan sebelumnya4.
Koran, sumber siaran, dan sumber informasi lainnya kini sudah berintergrasi di
dalam internet. Informasi itu sendiri dapat diakses di berbagai situs web,
portal berita, atau di media online.  

Media online
mempunyai banyak macam-macam jenis, dimulai dari blog, website, sampai media
sosial. Di era informasi saat ini, semua hal tersebut menyediakan informasi
yang tak pernah berhenti dan selalu diperbarui setiap harinya. Tak sekedar
mendapat informasi, media online juga memberi ruang untuk saling berbagi
pendapat, berjejaring, bahkan menjalin sebuah pertemanan dan kelompok dengan
kegemaran atau tujuan yang sama. Media sosial menjadi salah satu bagian dari
media online yang memenuhi fungsi sebagai tempat berjejaring. Media sosial
menurut Dailey (2009:3) adalah konten online yang dibuat menggunakan teknologi
penerbitan yang sangat mudah diakses dan terukur. Hal terpenting dari media
sosial sendiri adalah adanya perbedaan cara dalam mengetahui kabar teman,
membaca dan berbagi informasi, juga menyimpan dan mencari konten. Media sosial
sendiri sangat populer di kalangan masyarakat dan mempunyai berbagai jenis.
Salah satunya yang digemari oleh masyarakat adalah media sosial Line Messenger.

Line Messenger merupakan
aplikasi yang mempunyai inovasi dalam berkomunikasi instan, yaitu dengan
menggunakan koneksi internet alih-alih pulsa. Fiturnya sendiri berupaka pesan
cepat, telepon, video call, stiker, emoji, juga beberapa aplikasi turunan. Di
Indonesia sendiri, Line telah menjadi media sosial paling digandrungi dan
menjadi pusat berjejaring bagi banyak masyarakat, terutama anak muda. Semenjak
didirikan tahun 2011, peningkatan pengguna Line naik sampai akhirnya mencapai
200 persen di tahun 2014. Di tahun 2016, pengguna Line di Indonesia telah
mencapai 90 juta netizen, 80 persen
diantaranya merupakan pengguna aktif bulanan atau MAU.   Hal itu karena Line mempunyai target untuk
menjadi platform komunikasi dominan untuk generasi muda di tahun 2019. Untuk
mencapainya, Ongki Kurniawan selaku Managing Director Line Indonesia memaparkan
bahwa Line memiliki upaya untuk selalum mendekatkan jarak dengan penggunanya
atau disebut “Closing the Distance”. Selain memediasi pengguna agar deka
tantara satu sama lain, tapi juga mendekatkannya dengan informasi, produk, dan
kesempatan5.  Itulah sebabnya, Line banyak merilis beberapa
aplikasi turunan yang dapat membantu tercapainya target mereka, salah satunya
dengan adanya aplikasi turunan bernama [email protected]

[email protected] adalah
sosial media yang merupakan pengembangan dari media sosial induk Line
Messenger, yang berfungsi sebagai akun khusus untuk pebisnis atau sebuah
organisasi. Dengan akun tersebut, pemilik akun dapat mempromosikan produk,
brand, atau instansi dengan cara baru dan jangkauan yang lebih luas.
Fitur-fitur yang ada di dalam [email protected] antara lain adalah broadcasting massage, dimana admin (pemegang akun) dapat membuat
pesan dan menyebarkannya kepada calon pelanggan/pengikut yang berteman dengan
akun [email protected] instansi tersebut. Penyebarannya sendiri tidak hanya teks, tapi
dapat juga menyebarkan gambar; 1-on-1
chat, yaitu admin dapat berkomunikasi dengan calon pelanggan/pengikut
secara real-time dan sesegera mungkin; timeline
post, yaitu membuat status di timeline
yang dapat menambah keleluasaan komunikasi; serta payment plan. [email protected] sendiri juga dapat diakses di smartphone, personal computer, juga
laptop. Tentunya platform ini menjadi sarana yang praktis bagi perusahaan dan
organisasi yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi dengan pelanggan,
klien, atau anggotanya, termasuk juga bagi organisasi kemahasiswaan, seperti
Keluarga Mahasiswa Manajemen Komunikasi Universitas Islam Bandung atau
disingkat KMMK.

Sebagai organisasi
kampus, KMMK mempunyai berbagai fungsi, salah satunya adalah mewadahi kebutuhan
mahasiswa Mankom dalam hal informasi Mankom. Informasi Mankom sendiri dapat
berupa informasi jadwal perkuliahan, prestasi, mata kuliah, tokoh, hari besar
Mankom, live report, dan sebagainya.
Agar fungsi tersebut tercapai, maka KMMK membentuk divisi Informasi &
Komunikasi (disingkat Inforkom). Divisi Inforkom sendiri mempunyai berbagai
media yang efektif untuk membagikan informasi, seperti Instagram, Youtube,
Flickr, dan juga [email protected] dengan nama akun “Mankom Unisba”. Akun [email protected] ini (yang
dapat disebut juga menjadi official
account dari KMMK) menjadi sumber penyebaran informasi utama bagi KMMK
untuk menyebarkan informasi karena sifatnya yang up-to-date.

Berdasarkan latar
belakang diatas, dimana perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat
mempengaruhi berbagai aspek, termasuk dalam memilih sumber informasi yang
praktis, mudah, dan cepat yang kini dapat diakses dalam media sosial. Maka
penulis mencoba untuk meneliti fenomena penggunaan [email protected] sebagai sumber
informasi bagi mahasiswa Mankom. Penulis berasumsi bahwa mahasiswa Mankom
menjadikan official account Mankom
Unsiba sebagai sumber utama informasi mengenai Mankom karena sifatnya yang up-to-date dan dapat diakses dimana saja
dan kapan saja. Tetapi anggapan tersebut masih bersifat opini dari penulis dan
tidak objektif. Maka dengan penelitian ini, penulis dapat mengetahui tanggapan
dari mahasiswa Mankom Unisba sendiri mengenai penggunaan [email protected] Mankom Unisba
sebagai sumber informasi mengenai Mankom.

1.2             
Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian
latar belakang masalah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan
sebagai berikut :

“Bagaimana peranan official account Line Mankom Unisba
sebagai media penyebaran informasi mengenai Mankom kepada mahasiswa Mankom
angkatan 2015 ?”

1.3             
Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar
belakang dan perumusan masalah yang telah dijabarkan diatas. Maka dapat
dirumuskan pertanyaan penelitian sebagai berikut :

–         
Bagaimana peran
fitur broadcasting massage Official
Account Mankom Unisba sebagai media penyebaran informasi mengenai Mankom ?

–         
Bagaimana peran
fitur 1-on-1 chat Official Account Mankom
Unisba sebagai media penyebaran informasi mengenai Mankom ?

–         
Bagaimana peran
fitur timeline post Official Account Mankom
Unisba sebagai media penyebaran informasi mengenai Mankom ?

1.4             
Tujuan Penelitian

–         
Mengetahui peranan
fitur broadcasting massage Official
Account Mankom Unisba sebagai media penyebaran informasi mengenai Mankom.

–         
Mengetahui peranan
fitur 1-on-1 chat Official Account Mankom
Unisba sebagai media penyebaran informasi mengenai Mankom.

–         
Mengetahui peranan
fitur timeline post Official Account Mankom
Unisba sebagai media penyebaran informasi mengenai Mankom.

1.5             
Manfaat Penelitian

1.5.1    Kegunaan
Teoritis

Secara teoritis
bagi ilmu komunikasi, penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber
pengetahuan, khususnya dalam mengetahui peranan media sosial sebagai media
penyebaran informasi. Karena pada dasarnya pengetahuan dan kajian mengenai new media masih sangat baru dan perlu adanya
pengembangan dari para akademisi.

1.5.2    Kegunaan
Praktis

Secara praktis,
penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai media sosial
[email protected] dan pemakaian fiturnya, sehingga masyarakat dapat menggunakan aplikasi
tersebut dengan bijak.

 

1
Effendi, Mukhtar. 2010. Peranan Internet
sebagai Media Komunikasi. Purwokerto: Jurnal Komunika Vol. 4 No. 1
Januari-Juni 2010 pp. 130-142

2
PRILAKU PENCARIAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI (Bagian 1)

Diakses pada pukul 18.33 WIB pada tanggal 13 Januari
2018

3
Ardianto, Elvinaro, Lukiati Komala dan Siti Karlinah. 2007. Komunikasi Massa. Bandung: SImbiosa
Rekatama Media

4
Hariyanto, Sugeng (Penterjemah). 2008. Teori
Komunikasi: Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa. Jakarta:
Kencana Prenada Media Group

5
tekno.kompas.com/read/2016/09/03/09490637/di.indonesia.jumlah.pengguna.line.pepet.facebook

Diakses pukul 18:59 WIB pada tanggal 13 Januari 2018

Go Top
x

Hi!
I'm Rita!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out