PENGARUH pengendalian internal dan sistem pengendalian manajemenPENGARUH pengendalian internal dan sistem pengendalian manajemen

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN PENJUALAN PADA CV. DISTRO 308 ABSOLUTEPuteri Sholihah1 dan Nur
Hidayah2

1Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Email
: [email protected]

2Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta

Email
: [email protected]

 

ABSTRAK

Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh sitem pengendalian internal dan sistem
pengendalian manajemen dalam meningkatkan manajemen penjualan pada CV. Distro
308 Absolute. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif
komparatif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan
sistem pengendalian internal dan sistem pengendalian manajemen berpengaruh
dalam meningkatkan manajemen penjualan pada CV. Distro 308 Absolute, serta sistem
yang diterapkan sudah berjalan dengan baik.

Kata
kunci: Sistem
pengendalian internal, sistem pengendalian manajemen, manajemen penjualan.

 

I.   
PENDAHULUAN

Di
era globalisasi ini, persaingan antara perusahan semakin ketat dan tajam yang
akan mengakibatkan suatu perusahaan dapat lebih berkembang, bertahan atau duam
ditempat dan dapat mundur. Hal itu membuat perusahaan memutar otak agar dapat
berkembang dan berkesinambungan.

Salah
satu cara untuk mengembangkan perusahaan yaitu dengan meningkatkan laba. Cara untuk
meningkatkan laba salah satunya adalah dengan meningkatkan penjualan. Tingkat
penjualan tergantung pada pengelolaan produk yang profesional.

Dalam
proses menghasilkan produk, perlu adanya pengendalian manajemen terhadap
aktivitas perusahaan. Dimana aktivitas suatu perusahaan dapat berjalan secara
efektif dan efisien. Pendelegasian manajer atas terhadap manajer bawah, manajer
bawah memberikan tanggung jawab kepada setiap unit divisi atau pusat
pertanggung jawaban. Untuk menjaga keberlangsungan sebuah perusahaan, unit
divisi perlu adanya pengendalian internal, dengan adanya pengendalian internal
dapat bekerja sesuai dengan pusat pertanggung jawabannya.

CV.
Distro 308 Absolute adalah perusahaan yang bergerak di bidang pakaian atau
fashion. Usaha yang dikembangkan diberi nama “308 distro” karena nama tersebut mudah
diingat dan unik. Serta akan mengutamakan mutu dan kualitas produk di
perusahaan tersebut. Tujuan dari usaha ini hanya untuk mencari keuntungan atau
laba yang besar dengan mengedepankan mutu, kualitas dan kepuasan konsumen.

 

Tujuan Penelitian

Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian internal
dan sistem pengendalian manajemen pada CV. Distro 308 Absolute dapat
meningkatkan manajemen penjualan.

 

 

II.  
KAJIAN
LITERATUR

2.1. Sistem Pengendalian Internal

            Pengendalian internal adalah rencana
organisasi dan metode yang digunakan untuk menjaga atau melindungi aktiva,
menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, memperbaiki efisiensi
dan mendorong ditaatinya kebijakan manajemen (Krismiaji, 2010: 218). Pengendalian
internal yang lemah menyebabkan tidak dapat terdeteksinya kecurangan /
ketidakakuratan proses akuntansi sehingga bukti audit yang diperoleh dari data
akuntansi menjadi tidak kompeten (Noviyanti, 2004).

            Sedangkan menurut Baridwan (1990: 9)
dalam penelitian Bimantara (2017) pengendalian internal adalah alat
pengkoordinasi struktur organisasi perusahaan untuk melindungi harta
perusahaan, meneliti kebenaran data akuntansi mewujudkan efisiensi perusahaan
dengan mematuhi kebijakan manajemen yang telah ditetapkan.

            Dari beberapa penjelasan diatas
dapat disimpulkan sistem pengendalian adalah perencanaan atau pengkoordinasi
struktur organisasi perusahaan yang digunakan untuk menjaga aktiva dan meneliti
kebenaran data akuntansi terhadap kebijakan perusahaan.

 

2.2. Faktor Pembentuk Lingkungan
Pengendalian Internal

Faktor
pembentuk lingkungan pengendalian internal dalam suatu entitas (Mulyadi, 2008:
184):

1.    Nilai
Integritas dan Etika

Efektifitas
pengendalian internal bersumber dari dalam diri orang yang mendesain dan melaksanakan
nya. Pengendalian internal yang memadai desainnya, namun dijalankan oleh
orang-orang yang tidak menjunjung tinggi integritas dan tidak memiliki etika,
akan mengakibatkan tidak terwujudnya tujuan pengendalian intern. Oleh karena
itu, taggung jawab manajemen perusahaan adalah menjunjung tinggi nilai
integritas, suatu kemampuan untuk mewujudkan apa yang dikatakan atau telah
menjadi komitmennya dalam menjalankan aktivitas perusahaan, manajemen dituntut
untuk mendasarkan pada etika bisnis .

2.    Komitmen
Terhadap Kompetensi

Komitmen
terhadap kompetensi mencakup pertimbangan manajemen, pengetahuan dan
keterampilan yang diperlukan, panduan antara kecerdasan, pelatihan, dan
pengalaman yang dituntut dalam pengembangan kompetensi.

3.    Dewan
Komisaris dan Komite Audit

Dewan
komisaris adalah wakil pemegang saham dalam perusahaan berbadan hukum perseroan
terbatas. Dewan ini berfungsi mengawasi pengelolaan data perusahaan yang
dilaksanakan oleh manajemen. Komite audit akan menciptakan iklim pengendalian
yang baik dalam perusahaan berbentuk perseroan terbatas.

4.    Filosofi
dan Gaya Operasi Manajemen

Filosofi
merupakan seperangkat keyakinan dasar yang menjadi ukuran bagi perusahaan dan
karyawannya. Filosofi merupakan apa yang harus dikerjakan dan apa yang
seharusnya tidak dikerjakan oleh perusahaan. Gaya operasi mencerminkan ide
manajer tentang bagaimana operasi suatu entitas harus dilaksanakan.

5.    Struktur
Organisasi

Struktur
organisasi memberikan kerangka untuk perencanaan, pelaksanaan, pengendalian,
dan pemantauan aktivitas entitas. Pengembangan struktur organisasi suatu
entitas mencakup pembagian wewenang dan pembebanan tanggung jawab di dalam
suatu organisasi dalam mencapai tujuan organisasi.

6.    Pembagian
Wewenang dan Tanggungjawab

Pembagian
wewenang dan pembebanan tanggung jawab dengan pembagian wewenang yang jelas,
organisasi akan dapat mengalokasikan berbagai sumber daya yang dimilikinya
untuk mencapai tujuan organisasi. Disamping itu, pembagian wewenang yang jelas
akan memudahkan pertanggung jawaban konsumsi sumber daya organisasi dalam
pencapaian tujuan organisasi.

7.    Kebijakan
dan Praktik Sumber daya Manusia

Kebijakan
dan praktik sumber daya manusia yaitu karyawan merupakan unsur penting dalam
setiap pengendalian internal. Pengendalian tidak dapat berjalan dengan baik
jika dilaksanakan oleh karyawan yang tidak kompeten dan tidak jujur, karena itu
perusahaan harus memiliki metode yang baik dalam menerima karyawan,
mengembangkan kompetensi mereka, agar lingkungan pengendalian dapattercipta
dengan baik.

 

 2.3.
Sistem Pengendalian Manajemen

            Sistem pengendalian manajemen dapat
dikatakan sebagai pengetahuan teoritis-praktis dan dapat pula dikategorikan
sebagai bagian dari pengetahuan perilaku terapan (Sukarno, 2000: 2). Sistem
pengendalian manajemen merupakan suatu rangkaian tindakan dan aktifitas yang
terjadi pada seluruh kegiatan organisasi dan berjalan secara terus menerus
(Sumarsan, 2013: 4). Sedangkan menurut Arif Suadi (1997: 6) sistem pengendalian
manajemen adalah usaha untuk mendorong sumber daya perusahaan agar berjalan
secara efektif dan efisien.

            Dari beberapa uraian diatas, maka
dapat disimpulkan sistem pengendalian manajemen adalah suatu tindakan untuk
mendorong sumber daya perusahaan pada semua kegiatan organisasi agar berjalan
terus menerus secara efektif dan efisien.

 

2.4. Unsur-unsur Sistem Pengendalian
Manajemen

            Menurut
Mulyadi (2008: 166) untuk menciptakan pengendalian intern yang bauk maa harus
memperhatikan unsur pokok berikut ini:

1.    Struktur
organisasi pemisah tanggung jawab fungsional harus dilakukan dengan tegas.

2.    Sistem
berwenang dalam prosedur pencatatan dalam keamanan terhadap kekayaan
perusahaan.

3.    Pelaksanaan
tugas dan fungsi unit organisasi secara sehat.

4.    Kinerja
karyawan sesuai dengan tanggung jawab yang telah diputuskan.

 

2.5. Struktur Sistem Pengendalian Manajemen

            Struktur
adalah prasarana yang digunakan untuk melaksanakan proses pengendalian
manajemen. Struktur pengendalian manajemen merupakan wadah yang digunakan untuk
menampung kegiatan perencanaan, pengimplementasian rencana dan pemantauan
pelaksanaan rencana kegiatan. Menurut Suarsan (2013) terdapat empat jenis pusat
pertanggung jawaban yaitu:

1.    Pusat
Biaya

Pusat biaya adalah pusat pertanggung jawaban
biaya yang masukannya diukur dalam satuan moneter, sedangkan keluarannya tidak
diukur dalam satuan moneter.

2.    Pusat
Pendapatan

Pusat pendapatan merupakan pusat pertanggung jawaban
dimana outputnya diukur dalam unit moneter, tetapi tidak dihubungkan dengan
inputnya.

3.    Pusat
Laba

Pusat laba adalah pusat pertanggung jawaban yang kinerja
manajernya dilihat dari laba yang dihasilkan. Pada pusat laba, masukan maupun
keluaran dinyatakan dalam satuan moneter.

4.    Pusat
Investasi

Pusat investasi adalah pusat pertanggung jawaban yang
kinerja pimpinannya dinilai dari prestasi memanfaatkan aset perusahaan untuk
menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.

 

2.6. Penjualan      

Penjualan adalah interaksi antara individu
yang saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki,
menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran sehingga menguntungkan bagi
pihak lain (Swastha, 2005: 403). Penjualan merupakan suatu kegiatan yang
terdiri dari transaksi penjuaan barang atau jasa, secara kredit maupun tunai
(Mulyadi, 2008: 160).

Tujuan umum penjualan dalam suatu perusahaan
adalah mencapai volume penjualan, mendapatkan laba tertentu, dan menunjang
pertumbuhan perusahaan (Swastha, 2005: 404).

 

2.7.  Faktor yang mempengaruhi penjelan

            Faktor-faktor yang mempengaruhi
penjualan suatu perusahaan (Swastha, 2005: 405):

1.    Kondisi
dan kemampuan penjualan

2.    Kondisi
pasaar

3.    Modal

4.    Kondisi
organisasi perusahaan

5.    Faktor-faktor
lain seperti pengiklanan, peragaan, kampanye, dan pemberian hadiah.

2.8. Kerangka Konseptual

      Variabel Independen                                           Variabel Dependen

 

 

 

 

 

Gambar 2.1. Konseptual Penelitian.

 

III.   METODE
PENELITIAN

Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif.
deskriptif komparatif yaitu dengan cara mengumpulkan data-data yang dibutuhkan,
dianalisis dan diinterprestasikan sehingga dapat menggambarkan suatu keadaan
yang diamati dan kemudian akan dilakukan perbandingan dengan teori yang
digunakan untuk menarik kesimpulan. Penelitian deskriptif adalah penelitian non
hipotesis sehingga dalam langkah penelitiannya tidak perlu merumuskan
hipotesis.

Penelitian
kualitatif adalah tampilan yang berupa kata-kata lisan atau tertulis yang
dicermati oleh peneliti, dan benda-benda yang diamati sampai detailnya dan
dapat ditangkap makna yang tersirat dalam dokumen dan bendanya (Arikunto, 2006:
22).

 

3.1. Tempat Penelitian

            Tempat penelitian dilakukan pada CV.
Distro 308 Absolute yang berada di Jl. Adisucipto No. 27A, Manahan, Banjarsari,
Solo, Jawa Tengah. Waktu penelitian dimulai setelah penulis melakukan proses
diskusi proposal yang telah disetujui.

 

3.2. Definisi Operasional Variabel

            Penelitian ini menganalisis pengaruh
sistem pengendalian internal dan sistem pengendalian manajemen untuk
meningkatkan manajemen penjualan di CV. Distro 308 Absolute.

a.    Variabel
Dependen

Variabel
dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena
adanya variabel bebas (Sugiyono, 2011: 61). Variabel dependen dalam penelitian
ini adalah penjualan.

b.    Variabel
Independen

Variabel
independen adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab
perubahannya atau timbulnya variabel dependen atau terikat (Sugiyono, 2011:
61). Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengendalian internal dan
pengendalian manajemen.

1.    Pengendalian
internal

Pengendalian internal harus dilaksanakan
seefektif mungkin dalam suatu perusahaan untuk mencegah dan menghindari
terjadinya kesalahan, kecurangan, dan penyelewengan (Tamodia, 2013: 22).

2.    Pengendalian
manajemen

Pengendalian manajemen bukanlah suatu sistem
terpisah dalam suatu organisasi, melainkan harus dianggap sebagai bagian
penting dari setiap sistem yang dipakai manajemen untuk mengarahkan dan
mengatur kegiatannya (Musa, 2013).

 

3.3. Sumber Data

Sumber data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari
perusahaan yaitu CV. Distro 308 Absolute sebagai objek penelitian. Sedangkan
data sekunder merupakan data yang diperoleh dari literatur dan referensi yang
ada reverensinya dengan penelitian ini.

 

3.4. Teknik Pengumpulan Data

1.    Penelitian
kepustakaan adalah dalam penelitian yang menggunakan data yang diperoleh dari
tulisan-tulisan ilmiah yang ada maupun buku-buku literatur lain yang
dipergunakan sebagai landasan teoritis.

2.    Penelitian
lapangan adalah penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan informasi dan
data-data yang internal pada perusahaan yang bersangkutan. Data yang diambil
sebagian besar diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara. Wawancara adalah
teknik pengumpulan data dengan melakukan tanya jawab langsung dengan pihak atau
bagian-bagian yang berwenang dan berhubungan dengan perusahaan tersebut.

 

IV.  
HASIL
PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

a.   
Sistem
Pengendalian Internal Pada CV. Distro 308 Absolute

1.    Pelayanan

Karyawan di CV. Distro 308
Absolute dituntut untuk memberikan pelayanan yang baik. Mereka menerapkan bahwa
konsumen adalah raja yang harus dilayani dengan baik, agar konsumen merasa
puas. Pelayanan yang dilakukan adalah dengan membukakan pintu, memberikan
bantuan barang yang dicari oleh konsumen, dapat memilihkan atau memberi saran
produk yang mungkin disukai oleh konsumen, beretika baik dan ramah.

2.    Kerjasama
sesama partner

Setiap sift terdapat dua
karyawan, yang satu menjadi job keeper yang bertugas melayani konsumen dan yang
satu lagi bertugas digudang untuk menggambilkan barang. Kedua partner kerja
tersebut harus bekerja sama dengan baik untuk memuaskan konsumen dan dapat
meningkatkan penjualan.

3.    Memiliki
sifat profesional

Para karyawan dituntut untuk
memiliki sifat profesionalisme selama jam kerja, sehingga para konsumen merasa
puas dalam membeli produk.

4.    Penghindaran
kecurangan

Untuk menghindari kecurangan
yang dilakukan oleh karyawan pada CV. Distro 308 Absolute adalah dengan
mencatat semua transaksi dengan nota. Didalam nota tersebut harus dituliskan
jika terdapat diskon atau promo yang berlaku dan diberikan kepada konsumen agar
tidak terjadi kecurangan.

 

b.   
Sistem
Pengendalian Manajemen Pada CV. Distro 308 Absolute

1.    Memberikan
Diskon/ Promo

Pada pelaksanaan atau proses
penjualan, CV. Distro 308 Absolute memberikan promo atau diskon yang ditujukan
untuk menarik pembeli atau konsumen untuk menaikkan manajemen penjualan.

2.    Kualitas

Kualitas yang diberikan oleh
CV. Distro 308 Absolute sudah bagus atau tidak kalah dengan kualitas
distro-distro yang sudah memiliki nama besar. Distro ini menjamin produk yang
mereka jual bermutu tinggi.

3.    Harga
Terjangkau

Barang yang dijual oleh CV.
Distro 308 Absolute memiliki harga yang terjangkau dengan kualitas yang bagus.
Harga ini lebih terjangkau dari distro lain dengan kualitas yang sama bagusnya.
Sehingga konsumen lebih tertarik untuk membbeli produk ini.

4.    Produk
Up to Date

Produk yang dikeluarkan oleh CV. Distro
308 Absolute mengikuti jaman atau up to date. Mereka memproduksi barang sesuai
atau mengikuti selera yang sedang berkembang di masyarakat.

 

c.   
Peran
Seorang Manajer di CV. Distro 308 Absolute

Dalam CV. Distro 308 Absolute, seorang
manajer store bertugas untuk mengawasi dan menentukan proomo serta diskon di
setiap toko. Manajer store sebagai pemberi informasi kepada owner perusahaan.
Manajer store menginformasikan tentang keadaan yang terjadi dan barang apa saja
yang dibutuhkan dalam toko. Manajer juga menginformasikan tentang stock barang
yang harus dikirm ke setiap toko. Karena CV ini masih termasuk perusahaan
kecil, maka manajer merangkap semua tugas.

 

V.   KESIMPULAN

Berdasarkan
analisis dan intepretasi data yang dilakukan sebelumnya, maka dapat disimpulkan
bahwa sistem pengendalian internal dan sistem pengendalian manajemen pada
sistem manajemen penjualan di CV. Distro 308 Absolute telah berjalan dengan
baik, dan dapat mempengaruhi manajemen penjualan perusahaan.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Ahmad Syakhroza. 2000. Bagaimana Mengukur Kinerja Terciptanya “Good Corporate Governance”.
Usahawan No. 10 Th XXIX Oktober.

Animah. 2002. Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Kinerja Keuangan
Perusahaan. Tesis. UNPAD. Bandung.

Bimantara et
al,. 2017. Analisis Pengendalian
Intern dalam Sistem Akuntansi Penerimaan Kas Pelayanan Rawat Inap dan Rawat
Jalan Pasien Umum. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol.45 No.1 April 2017.

Novianti, Astuty Dwi dan Asmara Hendra
Komara. 2014. Analisis Pengendalian
Intern Piutang Usaha Pada Koperasi Pengemudi Taksi (KOPSI) Pekanbaru. www.stiepi.com.

Mulyani, Pujianik dan Rindah F. Suryawati. 2011.
Analisis Peran dan Fungsi Sistem
Pengendalan Intern Pemerintah (SPIP/PP No.60 Tahun 2008) Dalam Meminimalisasi
Tingkat Salah Saji Pencatatan Akuntansi Keuangan Pemerintah Daerah. Jurnal
Organisasi dan Manajemen Vol. 7 No.2 September 2011.

Musa, Sitti Hardianti. 2013. Evaluasi Sistem Pengendalian Manajemen Untuk
Meningkatkan Kinerja Manajer Penjualan pada PT. Hasjrat Abadi Manado. ISSN
2303-1174, Jurnal EMBA Vol.1 No.4 Desember 2013.

Pakadang, Desi. 2013. Evaluasi Penerapan Sistem Pengendalian Intern Penerimaan Kas Pada Rumah
Sakit Gunung Maria di Tomohon. ISSN 2303-1174, Jurnal EMBA Vol.1 No.4
Desember 2013, Hal 213-223.

Prasetyo, Hari dan Nugroho. 2006. Pengembangan Model Persediaan Dengan Mempertimbangkan
Waktu Kadaluwarsa dan Faktor Unit Diskon. Jurnal Ilmiah Teknik Industri,
Volume 2 No. 3 Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Putra, Rizki Agus. 2017. Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi,
Sistem Pengendalian Intern, Pengawasan Keuangan Daerah, dan Komitmen Manajemen
Terhadap Keandalan Pelaporan Keuangan Pemerintah. JOM Fekon Vol. 4 No. 1
Februari 2017.

Putri, Williana Kurnia dan Asmara Hendra
Komara. 2014. Analisis Sistem
Pengendalian Internal Persediaan Bahan Penunjang pada PT. Bintang Prestasi
Utama. www.stiepi.com.

Ristanti et
al,. 2014. Pengaruh Sistem
Pengendalian Intern, Pengelolaan Keuangan Daerah dan Komitmen Organisasi
terhadap Penerapan Good Governance. E-journal Program Akuntansi Universitas
Pendidikan Ganeshaa, 2(1): 2-14.

Sari, Diana. 2013. Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Implementasi Standar
Akuntansi Pemerintah, Penyelesaian Temuan Audit Terhadap Penerapan Prinsip
Prinsip Tata Kelola Pemerintah yang Baik. Simposium Nasional Akuntansi XVI
Manado, 25-28 September.

Sari, Eka Nurmala dan Fitriani Saragih. 2009.
Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen
Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pada Hotel Berbintang di Kota Medan. Jurnal
Riset Akuntansi dan Bisnis Vol.9 No.2.

Tamodia, Widya. 2013. Evaluasi Penerapan Sistem Pengendalian Intern Untuk Persediaan Barang
Dagangan Pada PT. Laris Manis Utama Cabang Manado. ISSN 2303-1174, Jurnal
EMBA Vol.1 No.3.

Thionardo, Richard. 2012. Evaluasi Peran Sistem Pengendalian Manajemen
(SPM) Untuk Meminimalkan Konflik Pada Badan Usaha Keluarga “K” di Tulungagung.
ISSN 2302-8203, Vol. 1 No.1 2012, Hal 1-12.

Wilopo. 2006. Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kecenderungan
Kecurangan Akuntansi. Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang.

Winidyaningrum, Celvina dan Rahmawati. 2010. Pengaruh Sumber Daya Manusia, dan
Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Keterandalan dan Ketepatwaktuan
Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan Variabel Intervening Pengendalian
Intern Akuntansi. Simposium Nasional Akuntansi XII Purwokerto.

Wiratno et
al,. 2013. Pengaruh Budaya
Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Komitmen Organisasi dan Pengendalian Intern
Terhadap Penerapan Good Governance serta Implikasinya Pada Kinerja.
Proceding Seminar Nasional & Call Papers (SCCA-3). Universitas Jenderal Soedirman:
Vol. 3, No. 1, 2-13.

Yuneita Anisma. 2003. Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen Terhadap Kinerja Perusahaan Pada
Hotel Berbintang di Propinsi Riau. Tesis. UNPAD. Bandung.

Yusniyar et
al,. 2016. Pengaruh Penerapan Sistem
Akuntansi Pemerintahan dan Pengendalian Intern Terhadap Good Governance dan
Dampaknya Pada Kualitas Laporan Keuangan. ISSN 2302-0164, Vol 5, No. 2, Mei
2016.